Teknik dan Cara Budidaya Tanaman Kentang Paling Mudah

No comment 17640 views

Sekarang ini, banyak sekali yang ingin tahu tentang teknik dan juga cara budidaya tanaman kentang yang baik. Karena banyak sekali orang-orang yang mencoba budidaya tanaman kentang ini gagal karena kurangnya pengetahuan mengenai budidaya sayuran ini. Jika itu masalahnya, maka solusinya sangatlah mudah, pelajari saja cara dan juga teknik terbaik dalam budidaya tanaman kentang.

Tanaman yang mempunyai nama latin Solanum tuberosum L ini memiliki umbi batang yang dapat dimakan. Sebenarnya, asal mula tanaman kentang ini dari amerika selatan. Dan dibawa oleh penjelajah eropa yaitu portugis dan juga spanyol lalu dibudidayakan di eropa sehingga sampai sekarang dapat menyebar di seluruh dunia. Tanaman ini merupakan tanaman yang menyukai iklim sejuk. Untuk di daerah tropis seperti Indonesia ini cocoknya di budidayakan di tempat dataran tinggi.

cara budidaya tanaman kentang

Syarat Melakukan budidaya tanaman kentang

Dalam melakukan budidaya kentang ini tidak boleh asal tanam saja. Karena ada syarat yang harus dipenuhi agar tanaman kentang ini bisa tumbuh. Untuk itulah sebelum melangkah lebih jauh untuk cara-caranya mending ketahui dulu syarat penting yang diperlukan untuk melakukan budidaya tanaman kentang ini.

Pertama, kita tahu sendiri bahwa tanah di Indonesia adalah tanah surga. Oleh karena itu, tanaman kentang ini adalah tanaman yang sangat cocok untuk dibudidayakan di Indonesia. Tetapi, tempat yang paling pas untuk membudidayakan tanaman ini adalah di daerah dataran tinggi. Jika didataran tinggi maka akan memberikan pertumbuhan yang lebih maksimal daripada dataran rendah. Jika tetap memaksa untuk budidaya didataran rendah maka ukuran kentang akan lebih kecil dari ukuran normal.

Kedua, tanaman ini membutuhkan curah hujan yang sedang sekitar 1500 mm pertahun. Dan juga harus mempunyai suhu lingkungan antara 15 sampai 18 derajat celcius pada malam hari dan disiang hari sekitar 24 sampai 30 derajat celcius. Kedua kondisi tersebut bisa didapatkan jika berada di tempat yang sejuk seperti didataran tinggi pegunungan.

Ketiga, Tanaman kentang jauh lebih baik jika ditanam di tempat yang kurang angin. Karena angin sendiri sangatlah buruk bagi tanaman umbi seperti tanaman kentang. Karena angin biasanya membawa virus yang berakibat buruk bagi tanaman umbi.

 

Langkah-langkah dalam melakukan budidaya tanaman kentang

Pertama, persiapkanlah lahan. Kentang sendiri adalah tanaman yang termasuk memerlukan perawatan yang intens. Karena kentang ini membutuhkan tanah yang subur serta berhumus. Karena itulah ada beberapa cara untuk membuat tanah menjadi subur dan baik bagi kentang sehingga kentang bisa tumbuh dengan optimal.

Lakukan pembajakan pada tanah yang akan jadi tempat budidaya kentang ini, bukan hanya pembajakan saja, imbangi dengan mencangkul agar dapat sesuai dengan apa yang kita inginkan. Untuk mendapatkan tanah yang bagus buat tanaman kentang ini, lakukan pembajakan dan pencangkulan ini dua kali. Setelah pembajakan pertama tadi berselang beberapa hari sekitar seminggu lah, maka lakukan pembajakan kedua.

Dan untuk tanah yang akan ditempati benih kentang ini, buatlah menjadi lebih tinggi dari sebelumnya. Ini berfungsi untuk memberikan oksigen yang banyak pada tanah. Dan juga jangan lupa untuk memberikan pupuk organik sebelum ditanami oleh bibit kentang.

Kedua, Pembibitan buah kentang. Ada dua cara untuk mendapatkan bibit kentang yang berkualitas. pertama, dengan cara membuat bibit kentang sendiri. Yaitu dengan menyimpan kentang selama 4 bulan hingga bertunas didalam gudang. Cara kedua dengan membeli bibit kentang yang berkualitas. kalau tidak ingin repot-repot lebih baik beli saja, dan juga lebih aman karena sudah pasti kalau bibit kentang yang dibeli itu berkualitas. tetapi, jika ingin mencoba membuat bibit kentang sendiri juga tidak apa-apa untuk dicoba.

Untuk ukuran bibit kentang yang berkualitas ini mempunyai berat 30 sampai 80 gram. Untuk tunasnya sendiri yang berkualitas baik mempunyai panjang 2 sampai 3 cm dan dalam satu bibit terdapat 3 sampai 5 tunas.

gambar klasifikasi dan manfaat tanaman kentang

Ketiga, Melakukan penanaman kentang. Dalam melakukan penanaman ini harus dilakukan setelah seminggu lahan disiapkan. Jika memang sudah seminggu dari hari lahan disiapkan baru lakukan penanaman bibit. Melakukan penanaman bibit ini di benamkan kedalam tanah sedalam 8 cm dan jangan terlalu dalam sehingga tunas nya saja yang terlihat. Lalu semprotkan pestisida pada tunas benih kentang ini agar dapat tahan dari hama tanaman.

Keempat, Lakukan pemupukan dan penyiangan. Untuk melakukan pemupukan ini dilakukan setiap 20 hari sekali. Dan untuk hari ke 30 setelah penanaman gunakan pupuk NPK, setelah hari 40 gunakan pupuk ber HP tinggi,setelah hari ke-60 gunakan pupuk ber PK tinggi.

Sedangkan dalam melakukan penyiangan ini sendiri bisa dilakukan dengang menyemprotkan pestisida agar tanaman kebal terhadap hama. Tapi jangan keseringan, jika keseringan maka akan membuat hama tanaman ini bisa kebal terhadap pestisida. Lalu jangan biarkan umbi kentang ini menyembul keluar dari tanah karena hal tersebut bisa meracuni kentang. Dan jangan memberikan air yang terlalu banyak.

Kelima, adalah proses pemanenan. Proses pemanenan ini bisa dilakukan setelah berumur 85 hari dari proses penanaman. Atau bisa dilihat dari tanaman kenting yang mulai mongering maka itu adalah waktu yang tepat untuk dilakukan pemanenan.

Naili Azka
Sebenarnya cuma untuk mengisi waktu luang, soalnya saya sendiri suka menulis dan juga menyukai tanaman, jadinya saya mencoba untuk membuat blog hehe. semoga blog jenis tanaman dan berbagai tanaman ini bisa membantu yang lain. :)

Leave a reply "Teknik dan Cara Budidaya Tanaman Kentang Paling Mudah"