Cara Terlengkap Budidaya Tanaman Sayuran Wortel

No comment 2355 views

Yah, siapa sih yang tidak tahu wortel ? salah satu jenis sayuran yang dipercaya memiliki banyak kandungan vitamin A sehingga baik untuk kesehatan mata. Wortel sejatinya merupakan tanaman umbi – umbian. Karena memang yang dikonsumsi bukanlah daunnya melainkan umbinya. Sayuran ini berwarna merah karena biasanya memang tanaman yang berwarna merah memiliki kandungan vitamin A yang banyak.

Apakah kamu ingin melakukan budidaya tanaman wortel ? tapi tidak tahu bagaimana cara budidaya tanaman wortel ? sebelum lanjut mengenai budidaya tanaman sayuran wortel, ketahui dulu jenis – jenis wortel itu. Wortel sebetulnya terbagi atas 3 jenis, yaitu imperator, nantes dan juga chantenay.

Kalau untuk jenis imperator ini umbinya memiliki ujung yang lancip, panjang dan juga bulat, serta akar yang dimiliki adalah akar serabut. Kalau untuk jenis chantenay, memiliki bentuk umbi yang bulat, serta panjang, tetapi ujungnya tumpul dan lebih ke membulat berbeda dengan imperator yang lancip. Kalau nantes merupakan gabungan antara dua jenis tersebut.

Baca Juga : Cara Budidaya Tanaman Hortikultura

Wortel ini merupakan salah satu tanaman musiman. Ya, tanaman yang memiliki siklus hidup yang pendek. Siklus hidupnya hanay mencapai 120 hari saja.  Wortel biasa dibudidaya di pegunungan yang tinggi, soalnya sangat sulit untuk di tanam di dataran rendah. Kalau pun faktor yang mempengaruhi pertumbuhan dari wortel ini ada banyak seperti kelembaban, intensitas dari cahaya matahari, ph tanah, curah hujan dan juga suhunya.

Cara Budidaya Tanaman Sayuran Wortel

Langkah Dan Cara Budidaya Tanaman Wortel

  1. Persiapan Lahan

Untuk mempersiapkan lahan, maka anda tentunya harus menggemburkan tanah terlebih dahulu. Hal ini dimaksudkan agar tanah menjadi lebih bersahabat dengan benih wortel. Karena tanah yang gembur akan memberikan kesan baik pada benih tanaman apapun.

Setelah menggemburkan tanah, tentunya buatlah bedengan. Ukuran bedengan sendiri yaitu panjangnya di sesuaikan dengan lahan nya sementara untuk ukuran lebar kira kira sekitar 1 meter. kalau untuk tinggi bedengan 30 centi meter. Jangan lupa untuk memberikan pupuk kompos pada lahan sebelum penanaman bibit, hal ini baik karena biar benih dapat mudah beradaptasi dengan tanah yang baru. Dan buatlah larikan untuk tempat penanaman benih wortel.

Baca Juga : Tanaman Sayuran Hidroponik

  1. Penanaman Benih

Setelah lahan sudah siap dan larikan tempat penaburan benih juga sudah dibuat tentunya tinggal penanaman bibitnya. Sebenarnya untuk benih wortel ini juga bisa tanpa proses penyemaian benih, karena itulah, kita akan langsung menanam benih wortel kedalam larikan.

Taburkan benih – benih wortel ke dalam larikan yang sudah dibuat, setelah itu tutup kembali dengan tanah. Jika tanahnya terlalu kering, kamu bisa menyiramnya dengan air secukupnya. Perlu kamu ketahui, untuk benih wortel sendiri memiliki ukuran yang kecil dan cenderung lengket. Untuk itulah kamu bisa menggosokkan ke telapak tanganmu terlebih dahulu agar bijinya tidak saling menempel. Untuk satu hektar lahan, biasanya membutuhkan 5 kg benih wortel. Setelah proses penanaman, biasanya dalam waktu 10 hari sudah tumbuh tanaman wortel tersebut.

  1. Pemeliharaan

Cara budidaya tanaman wortel selanjutnya adalah proses pemeliharaan. Untuk proses pemeliharaan ini biasanya yang dilakukan adalah dengan memberikan pupuk serta melakukan pengawasan dari gulma dan melakukan penjarangan. Untuk pemberian pupuk , baisanya dilakukan setiap sebulan sekali. Tetapi ada juga yang melakukannya Cuma sekali dalam masa tanam. Saya lebih sarankan untuk menggunakan pupuk organik ataupun pupuk kompos. Karena lebih natural dan alami sehingga bagus untuk kesehatan juga.

Biasanya kalau menggunakan pupuk kompos ini diperlukan 15 kg setiap hektar nya. Lalu melakukan penyiangan terhadap gulma. Ya anda bisa melakukan penyiangan dengan menggunakan cairan pembasmi maupun dengan tangan. Kalau tidak banyak mending lakukan dengan manual yaitu di ambil satu persatu dengan tangan. Kalau penjarangan ini biasanya dilakukan untuk merenggangkan antar benih satu dengan benih yang lain, agar dapat memberikan hasil yang maksimal karena tidak saling menyenggol makanannya masing – masing.

  1. Hama Dan Penyakit

Kalau untuk hama yang sering menyerang tanaman wortel adalah ulat tanah dan kutu daun. Untuk hama yang Cuma sedikit lebih baik agar diambil dengan tangan saja yaitu secara manual. Karena kalau sedikit – sedikit menggunakan pestisida malah tidak baik, takutnya nanti hama akan bisa beradaptasi dengan pestisida sehingga bisa kebal.

Kalau memang hama nya sangatlah banyak, baru gunakan cairan pestisida. Kalau untuk kutu daun ini yang menyerang daun, bisa dikendalikan dengan merotasi tanaman. Ya, jika nanti tanaman wortel ini habis panen, sebaiknya anda menanam tanaman yang lain yang tidak satu keluarga dengan tanaman wortel.

Untuk penyakit biasanya yang menyerang adalah bercak daun dan penyakit bintil akar. Tetapi, semua itu juga bisa dikendalikan dengan cara rotasi tanaman dan dengan pembersihan lahan yang teratur.

Baca Juga : Budidaya Tanaman Tebu

  1. Pemanenan

Usia standar untuk tanaman wortel adalah 3 bulan sampai 4 bulan dari hari pertama tanam. Kalau terlalu lama maka nantinya umbi akan mengeras sehingga rasanya pun akan berkurang. Untuk cara memanennya sendiri sangatlah mudah, tinggal dicabut saja dari tanah. Lalu dibersihkan menggunakan air.

Nah, itulah sekilas informasi mengenai budidaya tanaman wortel. Sangat mudah bukan ? karena memang tanaman ini mudah untuk dibudidayakan. Cocok untuk orang – orang yang bertempat tinggal di dataran tinggi.

Naili Azka
Sebenarnya cuma untuk mengisi waktu luang, soalnya saya sendiri suka menulis dan juga menyukai tanaman, jadinya saya mencoba untuk membuat blog hehe. semoga blog jenis tanaman dan berbagai tanaman ini bisa membantu yang lain. :)

Leave a reply "Cara Terlengkap Budidaya Tanaman Sayuran Wortel"