Cara Mudah Budidaya Tanaman Hias Bunga Anggrek

No comment 2626 views

Sebetulnya budidaya bunga anggrek ini sangatlah mudah. Karena dewasa ini, banyak sekali cara yang sudah ditemukan untuk mempermudah membudidayakan tanaman hias anggrek tersebut. Untuk itulah ada banyak sekali cara yang mudah untuk dilakukan oleh seorang pemula dalam melakukan budidaya anggrek. Untuk seorang kolektor, tanaman hias anggrek ini sangatlah potensial untuk dimiliki. Karena, bunga anggrek ini mempunyai keindahan yang terletak pada bunganya, oleh sebab itulah anggrek sangat diminati.

Di Indonesia sendiri, bunga anggrek memiliki banyak sekali jenis. Kira-kira ada 3500 spesies bunga anggrek yang ada di Indonesia. Dan yang paling banyak dimiliki adalah anggrek Dendrobium, Anggrek jenis ini sangat sekali mudah dibudidayakan, dan juga tidak memerlukan teknik budidaya yang ribet, dan juga tanaman hias anggrek Dendrobium ini tidak terlalu terpengaruh dengan cuaca.

budidaya tanaman anggrek dendrobium

Cara Menanam Tanaman Hias Bunga Anggrek

Tanaman Anggrek merupakan salah satu tanaman hias yang sangatlah indah, dari memiliki corak, bentuk dan bunga yang berbeda dari tanaman hias yang lain. Bunga anggrek itu sendiri terdapat 2 jenis, yaitu Bunga anggrek Epiphyt dan Anggrek Terrestris. Anggrek Epiphyt itu sendiri adalah anggrek yang hidupnya menempel dengan tanaman yang lain. Biasanya merambat ke tumbuhan yang di tumpanginya. Sedangkan Anggrek Terrestris adalah anggrek yang hidup di tanah sendiri dan bukan menempel.

Dalam budidaya tanaman anggrek itu sendiri sangatlah mudah, kita bisa menggunakan pot ataupun dengan cara menempelkan bunga anggrek ke tumbuhan lain. Tetapi, lebih baiknya jika kita menggunakan pot untuk budidaya tanaman hias anggrek.

Dalam budidaya anggrek, bukan hanya medianya saja yang harus diperhatikan, tetapi kita juga harus memperhatikan tempatnya juga. Ini sangat berpengaruh tentang pertumbuhan bunga anggrek. Dalam kasus ini, kita harus memilih tempat yang tepat dalam merawat dan budidaya anggrek seperti intensitas cahaya matahari.

Dalam budidaya bunga anggrek, intensitas cahaya matahari ini sangatlah berpengaruh, walaupun anggrek ada yang berbeda beda dalam menanggapi cahaya matahari, ada jenis anggrek yang membutuhkan banyak sekali cahaya matahari dan ada juga jenis bunga anggrek yang Cuma memerlukan cahaya matahari yang sedikit atau tidak terlalu over.

Berdasarkan dari kebutuhan intensitas sinar matahari tersebut, maka bunga anggrek itu terdiri dari 3 tipe. Tipe pertama yaitu bunga anggrek yang dalam melakukan budidaya harus terkena sinar matahari langsung, dan ini cocok di budidayakan di tempat yang terbuka. Contoh anggrek pada tipe pertama ini adalah anggrek Renanthera, Anggrek Vanda dan juga anggrek Arachnis.

Sedangkan tipe kedua yaitu tanaman bunga anggrek yang akan tumbuh lebih maksimal jika tidak terkena sinar matahari secara langsung, dengan kata lain, anggrek jenis ini tetap membutuhkan sinar matahari tetapi secara tidak langsung. Untuk itulah, jika ingin membudidayakan anggrek jenis ini harus membuat ruangan yang bagus agar tanaman anggrek tidak bisa terkena sinar matahari langsung.

Contoh dari anggrek tipe kedua ini adalah Anggrek Cattleya, Dendrobium dan juga anggrek Ancedium. Sedangkan tipe ketiga yaitu tanaman anggrek yang hidupnya tidak suka terkena sinar matahari, untuk itulah jika memang berniat untuk budidaya anggrek jenis ini maka harus di pindahkan ke tempat yang lebih teduh. Contoh tipe ketiga adalah anggrek Phalaenopsis dan Paphiopedilum.

Faktor – Faktor yang diperlukan untuk budidaya Bunga Anggrek

Pertama – tama perhatikan ketinggian pot yang digunakan untuk bunga anggrek. Apa maksudnya ? yah, kita tidak hanya memperhatikan lingkungan saja, tetapi penempatan ketinggian lokasi penanaman dalam menanam bunga anggrek pun harus di perhatikan. Karena pasti berbeda antara di wilayah pegunungan dengan di wilayah dataran rendah. Untuk itulah sangat diperhatikan hal hal seperti ini.

Menurut ketinggian lokasi penanaman ini anggrek dibagi menjadi 3 tipe, yang pertama di ketinggian 1001 m dpl (diatas permukaan laut) maka bunga anggrek yang sangat cocok untuk di tanam di ketinggian tersebut adalah bunga anggrek cymbidium dan miltonia.

Sedangkan untuk ketinggian diantara 500 sampai dengan 1001 m dpl maka yang lebih cocok untuk ditanam adalah anggrek jenis Attleya, Oncidium dan juga Dendrobium. Dan yang terakhir untuk ketinggian 500 m dpl sangat cocok untuk jenis anggrek vanda dan juga jenis anggrek Arachnis.

cara budidaya tanaman hias bunga anggrek

Selain ketinggian lokasi, kita harus memperhatikan lingkungan tempat penanaman, Bunga anggrek akan lebih tumbuh maksimal jika di lingkungan yang mempunyai angin sepoi – sepoi atau kelembaban udaranya.

Yang kedua adalah pemilihan bibit bunga anggrek yang berkualitas untuk di budidayakan. Untuk pemilihan bibit yang berkualitas, bisa kita pilih bibit yang berumur satu tahun atau lebih dengan syarat sudah mempunyai daun dan juga akar. Kalau lebih baik lagi, biasanya terdapat bibit yang bersertifikat, nah ini malah lebih baik lagi karena sudah di uji di dalam badan penelitian.

Kembali ke bibit yang berumur satu tahun tadi, setelah memilih bibit yang berumur satu tahun tersebut, lalu taruh ke dalam plastik hingga 3 bulan lamanya. Setelah 3 bulan berlalu, pindahkan ke pot dengan lebar diameternya 6 sampai dengan 12 cm, dan jangan lupa dikasih sentuhan akhir yaitu diberi pupuk organik yang bagus, sehingga pertumbuhan bunga anggrek menjadi lebih maksimal.

Setelah anggrek sudah mulai besar, bisa di pindah ke dalam pot yang lebih besar. Ada beberapa tips yang bisa membuat pertumbuhan bunga anggrek menjadi lebih sempurna dan mempunya warna bunga yang lebih cerah dari anggrek biasa.

  1. Pertama, lihat akarnya, biasanya kalau sudah 3 bulan, maka ada akar yang menyembul keluar. Nah, akar ini jangan dimasukkan lagi kedalam tanah, malah hal tersebut bisa membuat pertumbuhan anggrek jadi terhambat, hal yang harus dilakukan adalah dengan mengganti kedalam wadah yang lebih besar.
  2. Kedua, lihat batangnya, anggrek kalau sudah berdiri maka akan riskan batangnya untuk patah. Untuk itu, maka berilah sebuah tiang penyangga untuk membantu batang tetap berdiri tegak dan tidak patah karena ada penyokongnya.
  3. Ketiga, lihat suhu lingkungan, anggrek akan dapat tumbuh sempurna dengan suhu diantara 14 sampai 36 derajat celcius. Jika suhu lingkungan teratur dan berkisar antara suhu tersebut maka pertumbuhan anggrek akan sangat baik dan bunga bunga yang bermekaran dari tanaman hias anggrek tersebut akan jauh lebih indah dari ekspektasi yang anda bayangkan.

Lakukan tips tersebut jika menginginkan hasil anggrek yang lebih maksimal. Dan juga, jangan melakukan pemindahan tanaman anggrek dengan asal, karena ini sangatlah berpengaruh tentang pertumbuhannya. Selagi mau memindah ke tempat pot lain, lebih baik siapkan dulu potnya, setelah pot baru tersebut sudah siap baru pindah ke pot baru dan pastikan posisinya juga sempurna.

Itulah beberapa informasi mengenani budidaya tanaman hias bunga anggrek. Nah, jika anda masih pemula, saya sarankan untuk menanam anggrek bulan ataupun anggrek hitam di sekitar lingkungan anda. Karena anggrek tersebut jauh lebih mudah untuk dibudidayakan daripada anggrek anggrek lain. Selamat mencoba budidaya tanaman anggrek sendiri.

Naili Azka
Sebenarnya cuma untuk mengisi waktu luang, soalnya saya sendiri suka menulis dan juga menyukai tanaman, jadinya saya mencoba untuk membuat blog hehe. semoga blog jenis tanaman dan berbagai tanaman ini bisa membantu yang lain. :)

Leave a reply "Cara Mudah Budidaya Tanaman Hias Bunga Anggrek"